Wali Kota Airin Resmikan Proyek Martadinata Residence

Acara peresmian proyek Martadinata Residence, Selasa (13/2/2018).
Acara peresmian proyek Martadinata Residence, Selasa (13/2/2018).

TangerangTribun.com – Pengembang asal Kalimantan Barat, Bumiraya Land bekerjasama dengan Fontana Land membangun sebuah kawasan hunian terjangkau di daerah perkotaan.

Berkembangnya infrastruktur dan akses di Pondok Cabe juga dinilai memiliki prospek bisnis untuk mengembangkan proyek perumahan bernilai Rp300 miliar.

Dalam peresmian proyek Martadinata Residence yang berdiri diatas tanah 4,6 hektar,  turut hadir Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Bambang Noertjahyo dan jajaran terkait.

“Dengan diresmikannya proyek pembangunan Martadinata Residence saya harap dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” tuturnya di lokasi peresmian proyek Martadinata Residence, Selasa (13/2/2018).

Ia menjelaskan, jumlah penduduk Kota Tangsel yang terus meningkat juga menambah potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari dihasilkan PBB dan PBHTB sehingga menimbulkan multiplayer efek.

“Adanya terminal tipe A dengan konsep¬†Transit Oriented Development (TOD), sehingga perputaran akan terjadi di terminal Pondok Cabe. Kemudian jalur MRT yang rencananya juga akan masuk ke Tangsel. Semoga dapat berjalan maksimal dengan target rampung sekitar tahun 2020,” ucap wanita berparas cantik ini.

Dalam sambutannya, Airin juga berpesan untuk menitipkan balai warga ke dalam master plan. Walaupun berada di lingkungan perumahan, mempererat rasa kekeluargaan dan guyub dengan warga sekitar sangatlah penting.

Sementara Harso Halim selaku Direktur Fontana Land mengatakan, bagi kalangan urban di daerah perkotaan selalu menginginkan tempat kerja yang dekat dengan rumah, mal, pusat perbelanjaan yang nyaman, aman dan adanya sarana prasarana yang mendukung serta investasi yang menarik.

“Dibanderol dengan harga mulai dari Rp750 juta, Martadinata Residence akan dibangun mulai April dan serah terima pada Desember tahun ini,” ungkapnya.

Menurutnya, wilayah Pondok Cabe merupakan daerah yang belum banyak dilirik investor, padahal daerah tersebut adalah akses yang segera dikelilingi ruas-ruas tol dan terintegrasi dengan beberapa daerah.

“Bisa dikatakan bahwa Pondok Cabe adalah daerah emas, secara lokasi yang bagus dan nyaman. Sehingga tujuan kami untuk mewujudkan rumah impian di Tangerang Selatan segera terwujud,” imbuhnya. (sam)

(Visited 165 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*