Terindikasi Menjual Miras, Dua Cafe Mewah Dirazia Satpol PP

SATPOLPP GELEDAH CAFE MEWAH
Cafe mewah di Tangerang dirazia Satpol PP lantaran menjual miras tanpa izin. [Istimewa]

TangerangTribun.com – Pemerintah Kota Tangerang melalui satuan polisi pamong praja mengamankan ratusan botol minuman keras berbagai merek di dua Cafe yakni KLs Stret Food Cafe dan Cafe HAP Saokao di bilangan kawasan elit di Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Rabu  (10/9/2018) kemarin.

Dalam penertiban tersebut, awalnya pengelola Cafe KLS tidak mengakui pihaknya menjual minuman keras, namun setelah digeledah secara seksama petugas berhasil menemukan sebuah gudang yang berisi minuman beralkohol dari berbagai merek.

Berbeda dengan KLs, pada penertiban di HAP Shaokao pengelola mengakui pihaknya menjual miras dan petugas menemukan ratusan botol miras yang tersimpan di bawah meja.

A. Ghufron Falfeli kepala bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang mengaku, penyitaan tersebut lantaran kedua tempat kongkow tersebut terindikasi tidak memiliki izin untuk menjual minuman keras.

“Dalam menegakan peraturan daerah kami tidak hanya tajam ke bawah, akan tetapi kita juga tajam ke atas,” jelasnya di lokasi penertiban.

Ia menuturkan, penertiban tersebut didasari oleh laporan masyarakat yang mengeluhkan maraknya Cafe yang secara terang – terangan menjual minuman keras.

“Kami menindaklanjutinya dengan mengirim beberapa anggota kami untuk melakukan serangkaian pengintaian, dan setelah benar – benar kami menemukan bukti bahwa keduanya menjual miras kami langsung mengirimkan pasukan untuk dilakukan penyitaan,” tuturnya.

ia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus turut berperan serta dalam membantu pemerintah dalam menekan dan memerangi minuman keras di wilayahnya.

“Tanpa ada peran serta masyarakat, rangkaian penertiban yang kami lakukan tidak akan optimal, terus berikan kami informasi terkait peredaran miras, prostitusi dan hal hal yang menjurus ke arah pelanggaran peredaran perda, insya Allah akan kami tindak lanjuti dengan segera,” ujarnya.

Ia mengaku akan terus menyisir setiap lokasi tang terindikasi menjual minuman keras untuk menciptakan kota tangerang yang lebih layak untuk dihuni dan dikunjungi.

“Kami berpedoman dengan program tangerang LiVE dan akan terus mengupayakan kenyaman, ketertiban dan ketentraman karna bentuk pelayanan yang dapat kami berikan khususnya bagi masyarakat kota tangerang adalah hal tersebut,” ucapnya. (sam)

(Visited 422 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*