Sugani, Guru SD Wali Kota Anggap Arief Kacang Lupa Kulitnya

Sugani, Guru SD Wali Kota Anggap Arief Kacang Lupa Kulitnya
(TangerangTribun.com/Agung) - Sugani korban penggusuran di Cibodas seorang guru yang mengaku pernah mengajar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

TagerangTribun.com – Dibongkarnya ratusan bangunan yang berlokasi di RT 02 dan RT 04, RW 06 Kelurahan Penunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang masih menyisakan luka yang mendalam bagi para korban penggusuran.

Dari mulai permasalahan lahan, hingga permasalahan etika penggusuran yang dinilai tidak manusiawi. Di samping itu, ada sisi menarik yang dapat dilihat ketika adanya korban penggusuran yang berprofesi sebagai seorang guru yang mengaku pernah mengajar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan bahwa terkait beredarnya informasi yang menyatakan bahwa adanya seorang guru yang mengaku pernah mengajarnya (Arief), dinyatakan tidak benar.

“Kemarin ada informasi, ada seorang guru, yang bersangkutan itu gak pernah ngajar saya,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat ditemui di gedung cisadane, Jumat (8/12/2017).

Sementara itu, Sugani, seorang guru Sekolah Dasar (SD) yang mengaku pernah mengajar Wali Kota Tangerang saat duduk di bangku Sekolah dasar (SD) Tangerang 6 (enam) ketika dikonfirmasi di lokasi penggusuran mengatakan bahwa dirinya mengaku telah mengajar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pada saat duduk di kelas 4 (empat) dan 5 (lima) SD Tangerang 6 (enam).

“Kelas 4 dan 5 SD saya yang mengajar beliau ekstrakulikuler kepramukaannya, kalau dia menyangkal tidak pernah diajar oleh saya, saya gak masalah, mungkin dia lupa lah namanya mungkin kacang lupa sama kulitnya, namanya orang kan suatu saat pasti bakal berubah,” ujar Sugani kepada¬†tangerangtribun.com¬†saat dikonfirmasi di lokasi penggusuran, Minggu (10/12/2017)

“Saya tidak pernah mengajarkan ke anak-anak itu kalau jadi pimpinan yang arogan. Saya mengajarkan ke anak-anak itu kalo jadi pemimpin yang baik, arif dan bijaksana,” jelas Sugani. (agung)

(Visited 428 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*