Sikapi Aset Stadion Benteng Tangerang, Begini Penjelasan Arief dan Sjaifuddin

ASET STADION BENTENG
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat diwawancarai awak media. [TangerangTribun.com/Sam]

TangerangTribun.com – Menyikapi permasalahan aset Stadion Benteng Kota Tangerang yang sudah puluhan tahun dan hingga sampai saat ini tak kunjung usai permasalahannya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan mengenai aset stadion kebanggaan masyarakat Kota Tangerang itu.

“Aset Stadion Benteng itu punya kabupaten yang akan diserahkan sama kita. Terakhir kita dapat informasi dari BPK dia akan fasilitasi, tapi sampai sekarang kita belum dengar lagi tanggapan dari mereka,” ucap Arief saat diwawancarai awak media pada Rabu (10/10/2018).

Menyikapi permasalahan tersebut, Arief pun mengungkapkan bahwa Pemkot Tangerang akan membangun sejumlah sport-sport di beberapa titik Kota Tangerang.

“Kita punya lahan 3 hektar di wilayah Selapajang, kita punya lahan pasos fasum yang sedang dilakukan di lintasan tol dan lain sebagainya. Nah itu kita mau pecah, termasuk yang di Alam Sutera juga. Jika lahannya mencukupi dan memadai, kita mau bangun di Selapajang. Karena di sana daerah perbatasan dan jauh dari pusat kota. Jadi jika ada apa apa, di sana masih aman,” ungkap Arief.

“Kemarin saya sambil memberikan dukungan untuk Asian Para Games, saya melihat di sana ada gedung basket, volly dan gedung istora dan lain sebagainya. Saya berencana akan mereplikasi itu semua, untuk mempersiapkan perencanaan  sport-sport center di wilayah Kota Tangerang,” sambungnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Wakil Ketua Fraksi PAN Sjaifuddin Z. Hamadin mengatakan bahwa Wali Kota Tangerang harus berpikiran maju, artinya Stadion Benteng itu memang harus dilakukan Judicial Revieuw.

ASET STADION BENTENG
Anggota Dewan Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Wakil Ketua Fraksi PAN Sjaifuddin Z. Hamadin. [TangerangTribun.com/Sam]

“Jadi menurut saya, sekarang Pemerintah Kota Tangerang harus melakukan Judicial Review pasal 13  ayat 1 point B dan C Itu harus dilakukan dan enggak boleh lagi dibiarkan. Kalau begitu ceritanya, berarti Pemerintah Kota dan Kabupaten Tangerang sama sama melakukan pembiaran,” jelas Sjaifuddin.

“Saya ingin judicial review dilaksanakan segera mungkin dan tak ada alasan lagi. Karena, itu sangat, sangaaat, dan sangaaaaat diperlukan,” ungkapnya.

Sjaifuddin menilai, jika pemerintah daerah  tidak dilakukan Judicial Revieuw,  permasalahan aset Stadion Benteng akan menjadi persoalan yang berlarut-larut dan tak kunjung usai. (sam)

(Visited 468 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*