Puluhan Pesepakbola Putri yang Tergabung dalam Tim BMI Banten Ikuti Piala Pertiwi

TangerangTribun.com – Puluhan remaja putri yang tergabung dalam tim sepakbola BMI FA Banten menjadi satu satunya tim yang mewakili Provinsi Banten dalam ajang kompetisi Piala Pertiwi yang diikuti 12 tim dari 12 provinsi.

Manajer tim BMI FA Aam, menjelaskan sebelumnya tim asuhannya tersebut telah memenangkan serangkaian kompetisi di tingkat provinsi sehingga tim sepakbola yang bermarkasi di sekitaran pintu air 10 tersebut berhak mengikuti kompetisi di level yang lebih tinggi.

“Sekarang udah tingkat nasional, waktu itu di Banten ada tiga yang mengikuti kompetisi ini yaitu Tangsel, Kota Serang dan Kota Tangerang,” kata Aam kepada wartawan, Selasa (23/4/2019) kemarin.

Ia mengaku, dalam menghadapi kompetisi bergengsi tersebut pihaknya tidak mempersiapkan secara khusus lantaran dikhawatirkan anak asuhnya kelelahan dan tidak mampu menghadapi ajang tersebut.

“Latihan rutin aja, mudah mudahan besok anak anak sudah mulai fit kembali dan dapat dalam keadan siap untuk mengikuti kompetisi itu,” jelas Aam.

Dirinya tidak menampik terdapat beberapa kendala dalam mengikuti kompetisi bergengsi yang bertaraf nasional tersebut, terlebih tingkat kekhawatiran orangtua akan kesehatan putrinya terganggu lantaran mereka menilai olahraga sepak bola hanya bisa dilakukan oleh laki laki.

“Kendalanya ya mungkin karna komunitas kami tidak sebanyak komunitas sepak bola pria, dan kebanyakan orang tua berfikir beberapa kali untuk mengijinkan putrinya mengikuti olahraga sepak bola,” tutur Aam.

Sementara itu, Ketua PSSI Kota Tangerang Nana Trisiana mengaku dalam waktu dekat pihaknya akan merumuskan agar minat masyarakat dalam menggairahkan sepakbola putri dalam lebih maksimal.

“Wadahnya sudah ada namanya Komite Sepakbola wanita dan futsal, dan itu nanti program kerjanya seperti apa, dan dalam waktu dekat kami merumuskan hal tersebut dalam kongres yang akan kami gelar dalam waktu dekat,” jelas Nana yang pernah menjabat sebagai kepala Dinas PUPR Kota Tangerang.

Kendati demikian dirinya mengaku bangga atas raihan BMI FA yang menjadi satu satunya tim sepakbola perempuan yang berhasil mewakili Provinsi Banten untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut.

“BMF ini di bawah naungan Askot kota tangerang dan kita harus dukung sepenuhnya, minimal tingkat nasional dapat menjadi juara,” kata Nana.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, Dedi Suhada. Dirinya mengapresiasi atas kerja keras dan semangat juang BMIFA Banten yang berhasil mewakili Provinsi Banten dalam mengikuti ajang bertaraf nasional.

“Tentunya Pemerintah Kota Tangerang akan terus memberikan dukungan, namun tentunya dengan mekanisme dan aturan yang berlaku,” jelas Dedi saat ditemui wartawan.

Aturan dan mekanisme tersebut, menurut Dedi adalah penyaluran bantuan anggaran tentunya melalui wadah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang.

“Selanjutnya mereka (KONI-red) yang menyalurkan kepada cabang olahraga, sehingga nantinya diharapkan nantinya tim sepakbola BMIFA bisa mendapatkan pembinaan yang proposional, dan harapan kami tim ini bisa meraih prestasi yang optimal sehingga dapat mengharumkan Kota Tangerang di kancah nasional,” tuturnya.

Ia mengaku, anggaran hibah yang rencananya bisa dicairkan untuk pembinaan 43 cabang olahraga melalui KONI tidak kurang 8.4 miliar rupiah dari total anggaran yang diusulkan 34 miliar rupiah.

“Hasil verifikasi di tahun ini alokasi anggaran hibah 8.4 miliar untuk mengakomodir seluruh cabor yang ada di KONI,” pungkasnya. (sam)

(Visited 371 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*