Puluhan Pehobi Burung Dara, Serbu Lapak Bang Joni di Tangerang

TangerangTribun.com –  Puluhan anak muda hingga orang dewasa pehobi burung dara kolongan (Merpati) dari berbagai kampung yang ada di Kota Tangerang, berkumpul memenuhi kios jual-beli burung dara milik Bang Joni yang terletak di pinggir jalan Benteng Betawi Kota Tangerang pada Minggu (17/11/2019).

Para pecinta burung dara tersebut sengaja datang untuk melihat, memilih dan membeli burung yang setiap hari terawat rutin oleh si penjualnya (Bang Joni).

Mulai dari penjemuran, pemberian makan, minum, pemberian vitamin, pembersihan kandang, hingga pelatihan burung pun dilakukan setiap harinya.

Puluhan pasang burung dagangan dengan berbagai jenis warna dan nama itu terjejer rapih di halaman depan kios untuk di perjual belikan.

Kisaran harga jual burung di kios Bang Joni pun bervariatif, mulai dari 100-250 ribu/pasang sesuai kualitas burung yang diminati oleh para pembeli.

“Harga segini mah terjangkau bang, memang sudah pasarannya segitu. Sama aja bang, mau beli di kios burung lain pun pasti harganya gak jauh beda kaya di sini,” ucap Ipul (32) satu dari pembeli burung saat diwawancarai TangerangTribun.com di lokasi.

Hal senada diucapkan Joni (39) selaku pemilik kios burung dara (Merpati). Ia mengatakan belum ada satu tahun berdagang, kios miliknya itu selalu ramai pengunjung untuk membeli burung yang ia jajakan.

“Alhamdulillah setiap hari kios saya selalu ramai dikunjungi pembeli. Karena, memang sudah 3 tahun belakangan ini lagi ramai-ramainya lomba Burung Dara Kolongan. Terlebih, lapak kolongannya berada tak jauh dari kios saya ini mas. Alhasil, banyak para pehobi burung yang ingin berlomba suka mampir untuk melihat burung-burung yang ada di kios saya ini, bahkan juga ada yang membeli,” imbuhnya.

Lelaki yang berambut belah tengah dengan paras ke cina-cinaan tersebut mengaku bahwa dirinya juga menjiwai burung dara sejak ia masih duduk di bangku kelas 4 SD. Jadi, ia pun memahami betul bagaimana cara merawat dan dapat membedakan mana burung bagus dan mana burung yang tidak bagus.

“Sudah terbiasan mas, jadi tau betul mana burung bagus atau tidaknya. Jika kita tak tahu burung, pasti saya akan repot dan rugi usaha saya ini mas,” kata Joni saat berbincang hangat dengan TangerangTribun com. (sam)

(Visited 246 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*