Miris, Taman di Tangerang Dijadikan Tempat Mabuk – mabukan Para Pemuda

ilustrasi mabuk
Ilustrasi mabuk. [Istimewa]

TangerangTribun.com, TANGERANG – Taufik (22) dan Hidayat (20) warga asal Sepatan, Kabupaten Tangerang diamankan petugas penjaga taman (Brigade) pada Selasa (11/6/2019). Mereka dicokok saat tengah mabuk – mabukan di Taman Ecopark, Neglasari, Kota Tangerang. 

Keduanya sedang asyik menenggak minuman keras. Petugas pun mengamankan para pemuda itu dalam keadaan teler.

Namun Taufik dan Hidayat sempat berontak dan berkilah mengonsumsi miras ketika dibekuk aparat. Padahal petugas menyita sejumlah botol berisikan minuman beralkohol tak jauh dari mereka duduk di taman itu.

“Engga tahu itu botol punya siapa, kita cuma duduk – duduk aja di sini,” ujar Taufik terlihat matanya memerah.

Kendati demikian petugas tidak percaya begitu saja lantaran aroma minuman keras menyengat dari mulut keduanya. Aparat tetap membawa kedua pemuda tersebut untuk selanjutnya diserahkan ke Satpol PP Kota Tangerang untuk diberikan pembinaan tentang Peraturan Daerah No. 8 mengenai miras.

Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Pariwisata Kota Tangerang, Tihar Sopian menjelaskan, para pemuda itu terpaksa diamankan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari pengunjung taman. Para pengunjung resah atas keberadaan dua orang yang bermabuk – mabukan ini.

“Laporan dari pengunjung taman yang resah kami tindak lanjuti dan benar saja dari tangan keduanya kami menyita sisa minuman keras dan aroma alkohol yang menyengat,” ucap Tihar.

Ia mengaku jajarannya akan terus berupaya mengawasi pengunjung taman dengan melakukan serangkaian penjagaan. Hal ini dilakukan agar kenyamanan masyarakat yang berkunjung ke taman – taman di Kota Tangerang dapat terus terpelihara.

“Kami punya peraturan yang jelas dan tata tertib yang dipasang di tiap – tiap taman, agar taman yang ada di Kota Tangerang dapat terus dinikmati oleh seluruh masyarakat khususnya warga Kota Tangerang,” katanya.

Dirinya merinci saat ini terdapat 174 petugas penjaga taman yang tersebar di 29 taman tematik. Mereka terbagi menjadi tiga shift kerja.

“Seluruh petugas kami siagakan untuk memelihara kenyamanan dan kemanan pengunjung taman. Silahkan datang dan kunjungi taman di Kota Tangerang semuanya gratis. Hanya saja kami berharap pengunjung dapat mentataati tata tertib yang telah kami tetapkan agar kenyamanan dapat terus terpelihara dengan baik,” papar Tihar. (wina)

(Visited 332 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*