Membedah Pesona Bumi Borneo di Festival Kuliner Serpong 2018

FESTIVAL KULINER
Festival Kuliner di Summarecon Mal Serpong. [TangerangTribun.com/Sam]

TangerangTribun.com – Memasuki tahun ke delapan, Summarecon Mal Serpong (SMS) kembali menggelar perhelatan akbar yang paling ditunggu sepanjang tahun. Setelah sukses memperkenalkan keindahan nusantara dalam event Festival Kuliner Serpong (FKS) perdana di lahun 2011 lalu yang mengangkat keindahan pulau Dewata dengan tema “Beauty of Bali”, dari provinsi Sumatera Barat dengan “Minang nan Rancak” tahun 2012, “Jawa Sing Ngangeni” tahun 2013 dari provinsi Jawa Tengah, “Sulawesi Nyamanna’… Pe Sadap” dari pulau Sulawesi di tahun 2014, ‘Horas..Beta Mangan Hita” tahun 2015 mengeksplor kebudayaan dari Sumatera Utara, budaya khas jawa Timur di tahun ke enam dengan tema “Wuenak E’ Puolll”, dan terakhir tahun 2017 berkenalan dengan kuliner Jawa Barat dalam tema “Raos Pisan Euy”.

SMS kembali tertantang untuk menyuguhkan ragam kuliner dan budaya nusantara dari Bumi Borneo, pulau Kalimantan. Dalam momen ini SMS ingin mengajak lagi masyarakat untuk lebih mencintai dan mengangkat kemewahan kuliner dan budaya tanah Borneo selama sebulan penuh, tepatnya pada tanggal 16 Agustus hingga 16 September 2018 mendatang. Dilengkapi dengan balutan dekorasi khas Kalimantan, area parkir selatan SMS akan menjadi lokasi yang menyajikan beragam kuliner terbaik dari pulau Kalimantan hingga kemewahan masakan nusantara yang disiapkan khusus untuk pengunjung setia SMS agar bisa bereksplorasi dan mengenal lebih jauh tentang kebudayaan dan tradisi dari pulau terbesar di Indonesia ini.

Berangkat dari kekayaan kuliner dan budaya Kalimantan, FKS tahun ini diinspirasi oleh kota-kota besar di pulau tersebut seperti Pontianak, Banjarmasin, Singkawang, hingga Sambas. Dari panggung yang dibentuk menyerupai rumah Betang, rumah adat Suku Dayak dengan ukiran perpaduan warna hitam dan kuning, hingga sapundu yaitu totem berbentuk orang yang kerap ditemukan di pelosok Kalimantan akan berdiri kokoh di area parkir selatan dengan warna yang merefleksikan semangat suku utama pulau ini.

Pengunjung dapat menikmati menu otentik khas Borneo seperti Bubur ikan Aweng, Sate Kuah Pontianak, Bubur Pedas Sambas, Rujak Idola Singkawang, Soto Banjar dan Sate Tulang Borneo, serta masih banyak lagi. Untuk menikmati sajian di FKS, pengunjung cukup menukarkan uang dengan kartu makan berisi saldo yang dapat ditukarkan di kasir yang disediakan. Dengan total 100 tenant kuliner nusantara yang dilengkapi dengan bangunan bersejarah dan ikon-ikon identik.

Guna lebih memeriahkan acara FKS, SMS turut mengundang musisi asal Kalimantan tampil di panggung FKS yaitu Radja Band tanggal 5 September dan juga Element pada tanggal 12 September 2018 sambil menemani pengunjung berwisata kuliner bersama keluarga. Tidak hanya memuaskan lidah dan telinga pengunjung, persembahan tarian tradisional seperti Tari Borneo Khamlistiwa juga dipersiapkan untuk meramaikan suasana festival dan memperkenalkan pesona kebudayaan asli Borneo serta alunan alat musik tradisional yaitu Nada Borneo dalam permainan musik sape. Pengunjung siap dimanjakan oleh FKS tahun ini, seperti layaknya sedang berada di pulau Kalimantan.

SMS juga akan memberikan apresiasi kepada rekan jurnalis media massa yang selalu membantu pemberitaan dan exposure tentang FKS dengan mengadakan kompetisi berupa Journalist Competition. Kompetisi ini terbuka bagi semua jurnalis baik itu media lokal ataupun nasional jurnalis dapat mengumpulkan materi berupa hasil liputan media cetak. elektronik, ataupun daring mengenai acara FKS 2018 yang telah dipublikasikan. Hasil liputan atau tulisan yang masuk akan dinilai oleh juri yang memiliki kompetensi dalam bidang jurnalistik. Seluruh pemenang dari kompetisi yang akan dilaksanakan selama periode FKS 2018 akan memenangkan hadiah senilai total 25 juta.

‘Menghadirkan hal yang berbeda, FKS tahun ini mengadakan program bertajuk Semangat Makanan Nasional Indonesia sebagai bentuk kontribusi dan dukungan SMS terhadap Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (KEMENPAR). Program ini bertujuan untuk memperkenalkan lima jenis makanan nasional khas Nusantara sebagai ikon kuliner Indonesia, yaitu Soto, Rendang, Sate, Nasi Goreng dan Gado-gado. Kenikmatan berbagai macam santapan khas tersebut akan dibuktikan di Festival Kuliner Serpong 2018 “Pesona Bumi Borneo”.

“Kami berharap event-event yang kami sajikan tidak hanya menghibur, namun juga memberikan tambahan wawasan dan kepedulian untuk turut melestarikan kebudayaan nasional, tidak hanya melalui kekayaan kuliner namun juga dengan memperkenalkan ragam budaya seni tradisional daerah,” jelas Willy Effendy selaku Center Director Summarecon Mal Serpong. (sam)

(Visited 568 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*