Langka di Jabodetabek, Polemik Gas Melon Akhirnya Terkuak

Langka di Jabodetabek, Polemik Gas Melon Akhirnya Terkuak
Penggerebekan gudang penimbunan tabung gas oplosan di Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (12/1/2018). [TangerangTribun.com/Win]

TangerangTribun.com – Beberapa pekan lalu masyarakat di wilayah Jabodetabek mengalami kesulitan mendapatkan pasokan gas melon. Gas 3 kg yang menjadi barang langka kala itu pun menjadi permasalahan lantaran harganya melonjak naik.

Persoalan itu akhirnya terkuak setelah Bareskrim Mabes Polri melancarkan penggerebekan terhadap gudang yang memproduksi pengoplosan ribuan tabung gas. Gudang tersebut berlokasi di Kavling DPR Blok C, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Warsito menggelar langsung hasil penggerebekan ini. “Kemarin baru saja kami lakukan penyergapan. Ini yang menyebabkan tabung gas tiga kilo langka di pasaran,” ujar Setyo saat ditemui di lokasi penggerebekan, Jumat (12/1/2018).

Ada satu orang yang diamankan yakni lelaki berinisial F. Tersangka F merupakan penanggung jawab di gudang tersebut.

“Total ada 4.200 gas melon, 3.600 tabung gas 12 kg, dan 110 tabung gas 50 kg barang bukti yang kami amankan di gudang ini,” ucapnya.

Ia menjelasakn bisnis gelap tersebut, pelaku membeli ribuan gas melon yang dijual di pasaran. Kemudian gas melon tersebut dioplos ke tabung gas 12 kg.

“Dan harga tabung 12 kg itu dijual murah ke masyarakat. Keuntungan satu tabungnya berkisar Rp40.000,-. Mereka mendistribusikan ke Jabodetabek. Meski dijual murah, tapi ini sangat bahaya untuk masyarakat. Mudah meledak,” kata Setyo.

Pengamatan Warta Kota di lokasi, gudang tersebut memang berada di tempat terpencil. Suasananya pun tampak sepi.

Tempatnya berada di persawahan dan rawa – rawa. Bahkan di dinding gudang ini tertulis area no smoking mudah meledak. (win)

(Visited 117 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*