Kota Tangerang Selatan Garap TangselPay Layanan Bertransaksi Lebih Praktis dan Canggih

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany saat melaunching layanan keuangan digital yang berfungsi sebagai alat pembayaran pajak atau TangselPay, Selasa (8/10/2019). [Istimewa]

TangerangTribun.com, TANGSEL – Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany melaunching layanan keuangan digital yang berfungsi sebagai alat pembayaran pajak atau TangselPay. Acara ini berlangsung di Ruang Blandongan, Gedung Puspemkot Tangsel, Selasa (8/10/2019).

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tangerang Selatan, Fuad menjelaskan Tangselpay ini sebagai alat pembayaran retribusi dan pembayaran atau transaksi lainnya yang dibayarkan oleh wajib pajak serta wajib distribusi akan langsung masuk ke rekening Kota Tangsel. Menurutnya TangselPay ini sebagai arah transformasi digital yang tertuang dalam rancangan teknokratik RPJMN 2020-2024.

Ia juga menyebutkan bahwa sasaran transformasi digital adalah tersedianya layanan keuangan digital atau fintech di semua lini pembayaran.

Selain itu visi dan misi Wali Kota Tangsel 2016-2021 yang dituangkan dalam blueprint masterplan smart city menyebutkan bahwa arah pembangunan smart city  Tangerang Selatan salah satunya adalah untuk memberikan kemudahan dalam melakukan pembayaran pajak dan retribusi. Untuk itu Tangselpay hadir sebagai jawaban dalam alat pembayaran ini.

“Aplikasi Tangselpay diharapkan dapat bermanfaat dalam unsur kepraktisan pembawaan uang. Sehingga kita tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar, serta meningkatkan transparansi transaksi, dan meningkatkan sirkulasi uang dalam perekonomian,” ujar Fuad.

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengungkapkan bahwa revolusi industri yang ketiga ditandai dengan hadirnya penggunaan teknologi komputer untuk manufaktur pada tahun 1970.

“Dan saat ini kita menjajaki masa revolusi indutri 4.0 ditandai dengan ekspansi teknologi melalui kecanggihan digital dan internet yang sudah dirasakan sampai hari ini. Misalnya implementasi fintech yang telah memudahkan masyarakat,” ucap Airin.

Revolusi industri sudah menjadi tuntutan sesuai kebutuhan zaman yang tidak bisa dihindarkan.

“Kita harus siap menghadapi revolusi industri 4.0 dengan berfikir kritis, kreatif, komunikasi, dan bekerja sama dengan harapan juga akan melahirkan generasi yang kompetitif dan berdaya saing tinggi,” kata Airin. (ADV)

(Visited 354 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*