Keringanan Beban Pajak Masyarakat dalam Film yang Digarap Kaum Milenial

film pendek bayar pajak hati terbajak
Cover film pendek "Bayar Pajak Hati Terbajak. [TangerangTribun.com]

TangerangTribun.com – Sektor ekonomi menjadi hantaman serius di tengah pandemi Covid-19 ini. Kendati demikian roda pembangunan harus terus berjalan guna kepentingan masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh Pemerintahan Kabupaten Tangerang yang memberi insentif untuk para wajib pajak. Denda dihapuskan dan sistem pelayanan dipermudah dalam pembayaran pajak ini. Hal itu bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat. Dan tentunya untuk proses pemulihan ekonomi dalam pemerintahan setempat.

Para kaum milenial pun memanfaatkan fenomena ini dengan ide kreatifnya. Yakni menggarap film pendek bertemakan pembayaran pajak.

Cineas muda itu membuat film bertajuk ‘Bayar Pajak Hati Terbajak.’ Mahasiwa yang menjadi bintang dalam film pendek ini.

Diperankan oleh Monita berasal dari Universitas Muhammadiyah Tangerang dan Dini Febriyanti dari Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang. Dalam film itu juga dibintangi oleh Sam Sergei serta digarap oleh art director Muhamad Ihksan.

Dalam film ini disisipi nuansa romantis. Yakni antara kisah cinta Dini dan Sam yang terjalin di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang.

Dini diantar Monita untuk membayar pajak. Naas dalam perjalanan, wanita berparas cantik itu dijambret oleh bandit.

Sontak uang dan berkas – berkas di dalam tas pun raib. Beruntung Dini bertemu Sam teman semasa kecilnya. Sam membantu Dini dalam proses pembayaran pajak tersebut.

Mereka berdua pun dilayani secara baik oleh petugas Bapenda Kabupaten Tangerang. Sehingga proses pembayaran berjalan lancar.

Kepala Bidang PBB dan BPTHB Bapenda Kabupaten Tangerang, Dwi Chandra menjelaskan pihaknya membuat sejumlah program terkait kemudahan pembayaran pajak ini.

“Seperti September bangkit dan Oktober Gemilang,” kata Dwi kepada TangerangTribun.com, Jumat (3/10/2020).

Dalam program tersebut, diberikan keringan kepada masyarakat. Yakni penghapusan denda.

“Ini kami lakukan sepenuhnya untuk masyarakat. Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 ini,” tutur Dwi.

 

Penulis : Dini Febriyanti

(Visited 306 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*