Jembatan di Kronjo Ambruk Diduga Rapuh Karena Dimakan Usia

JEMBATAN AMBRUK DI KRONJO, TANGERANG
Jembatan ambruk di Kronjo, Kabupaten Tangerang. [Istimewa]

TangerangTribun.com – Diduga karena Rapuh, jembatan penghubung dua desa yakni Desa Pagedangan Udik dan Desa Pasilian, Kecamatan Kronjo ambruk pada Selasa (9/10/2018). Akibatnya warga dari kedua desa tersebut kini tak bisa melintasi jembatan yang telah dibangun sejak 20 tahun lalu ini.

Salah seorang warga Desa Pagedangan Udik, Hasan Sopiyan menjelaskan peristiwa ambruknya jembatan tersebut terjadi pada malam hari. Beruntung saat kejadian tidak ada korban jiwa.

“Kami kaget mendengar suara dentuman keras, setalah kami lihat dari sumber suara ternyata jembatan yang biasa kami gunakan ambruk,” jelas Hasan.

Hasan menjelaskan akibat ambruknya jembatan ini membuat warga di kedua desa baik Desa pagedangan udik maupun Desa Pasilian menjadi kesulitan. Pasalnya jembatan tersebut merupakan akses warga terdekat untuk menuju ke berbagai wilayah.

“Kini warga jika ingin berpergian harus memutar ke jembatan lain yang jaraknya mencapai 3 kilometer,” jelas Hasan.

Menurut Hasan sebenarnya warga sudah sejak lama meminta pemerintah daerah untuk memperbaiki jembatan tersebut. Bahkan warga berharap jembatan tersebut diperlebar sehingga bisa dilalui mobil.

“Sebelumnya jembatan hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki atau pengendara motor saja,” jelas Hasan.

Hasan berharap Pemkab Tangerang segera memperbaiki jembatan yang berdiri di atas sungai Cipasilian tersebut, sehingga warga bisa kembali memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas.

Sementara itu Camat Kronjo Asmawi membenarkan adanya jembatan ambruk di wilayahnya. Menurut Nawawi sebenarnya bangunan yang amrbol tersebut bukanlah merupakan jembatan tetapi pintu pengatur air. Hanya saja seiring waktu infrastruktur tersebut dimanfaatkan warga sebagai jembatan.

“Awalnya memang bukan jembatan namun dengan pertambahan penduduk, bangunan tersebut dimanfaatkan warga sebagai jembatan,” jelas Asmawi

Menurutnya saat mendengar informasi adanya jembatan amruk tersebut dirinya langsung ke lokasi untuk membuktikan kebenaran informasi yang diterimanya. Setelah terbukti kebenaranya dirinya langsung melaporkannya kepada Bupati Tangerang sebagai atasannya serta Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten sebagai dinas yang berwenang.

“Hasil koordinasi jembatan akan langsung diperbaiki dengan menggunakan dana tanggap darurat,” jelasnya.

Asmawi juga membenarkan jika sebelumnya pihaknya telah banyak menerima usulan dari warga agar jembatan tersebut segera diperbaiki. Hanya saja usulan perbaikan jembatan melalui Musrembang Kecamatan Kronjo belum menjadi prioritas.

“kalau kita lihat dengan kondisi masyarakat yang telah padat di kedua desa tersebut, sebenarnya perbaikan serta pelebaran jembatan tersebut sudah menjadi kebutuhan yang cukup mendesak. Hal ini dilakukan agar warga Pagedangan Udik dan Desa Pasilian,” ucapnya. (sam)

(Visited 360 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*