Ini Penjelasan Gubernur Terkait Banyaknya Laporan Masyarakat Terkait Kondisi Kawasan Banten Lama

TangerangTribun.com, SERANG – Gubernur Banten, Wahidin Halim mengaku tersinggung lantaran banyak mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai kondisi Kawasan Banten Lama saat dikunjungi selama libur Lebaran kemarin yang kumuh dan terkesan tidak terawat. Ketersinggungannya ditujukan kepada OPD terkait yang membangun kawasan tersebut namun tidak secara tuntas atau setengah-setengah karena tidak disertakan dengan fungsi perawatan dan pemeliharaan kawasan.

Menurutnya, dalam rangka mewujudkan hasil pembangunan yang berkesinambungan bagi masyarakat, OPD di Pemprov Banten harus dapat melaksanakan setiap pekerjaan secara tuntas atau tidak setengah-setengah. Seperti pada program pembangunan infrastruktur, Gubernur mengingatkan OPD untuk tidak hanya menyelesaikan pekerjaan pembangunan secara fisiknya saja, tetapi juga mampu merawat dan memeliharanya dengan baik.

“Banten Lama yang dibangun dengan anggaran cukup besar hingga ratusan miliar rupiah harusnya juga dirawat dan dipelihara dengan baik. Itu baru yang namanya pembangunan berkesinambungan, jangan setelah selesai dibangun lalu ditinggal tidak dipelihara,” ujar Wahidin dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (11/6/2019).

Pria yang akrab disapa WH ini mencontohkan ketika ia berjuang menertibkan dan membersihkan pasar dan kawasan-kawasan kumuh di Kota Tangerang hingga harus mengemudikan sendiri mobil pengangkut sampah ke kawasan tersebut. Gubernur mengaku memang tidak mudah untuk mengubah kebiasaan masyarakat. Namun, dengan kegigihan akhirnya perjuangannya berbuah manis saat diraihnya penghargaan Adipura dari Presiden RI selama ia menjabat sebagai Wali Kota Tangerang.

“Bukan dilihat dari penghargaannya, tapi mengubah kebiasaan masyarakat yang dulu kurang peduli menjadi lebih peduli. Dan saya yakin masyarakat Banten baik-baik dan mau bersama-sama membangun Banten lebih baik. Tinggal kita sebagai agennya yang harus mampu memberi supporting dan contoh,” ucapnya.

Mantan Wali Kota Tangerang dua periode ini meyakini, dengan semangat bersama yang dibangun untuk mewujudkan kawasan yang lebih bersih, nyaman, aman dan indah, pemeliharaan akan terlaksana secara berkesinambungan. Baik dari pemerintah sebagai fasilitator juga dari masyarakat sebagai pengguna.

“Ayo singsingkan lengan baju kita, dan bersama-sama memelihara dan merawat hal-hal yang sudah kita kerjakan dengan baik agar nilai manfaatnya dapat terus dirasakan hingga anak cucu kita nanti,” kata Wahidin.

Seperti diketahui, Kawasan Banten lama kondisinya sangat memprihatinkan setelah libur Lebaran. Banyak sampah berserakan dan terlihat kumuh. Kondisi ini pun sampai ke telinga Gubernur Banten mendapatkan laporan dari masyarakat terkait keadaan Kawasan Banten Lama. (san/infokom)

(Visited 265 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*