Cekcok di Whatsapp Dengan Kekasih, Pemuda di Pamulang Nekat Gantung Diri

ILUSTRASI GANTUNG DIRI
Ilustrasi. [Istimewa]

TangerangTribun.com – Seorang pemuda bernama M. Sopyan (25) nekat mengakhiri hidupnya dengan melakukan gantung diri di rumah orangtuanya di Kp Bulak RT 01 / RW 09 Kelurahan Benda Baru, Pamulang, Tangsel.

Peristiwa tersebut diungkapkan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho. Ia mengatakan, Sopyan pertama kali ditemukan tewas gantung diri di rumahnya pada Jumat (31/8/2018) pukul 21.20 WIB.

Saat itu, lanjut Alex, Ibu korban yang bernama Ida panik melihat anaknya tergantung dengan seutas tali plastik langsung menghubungi salah seorang kerabatnya untuk memberitahu orangtua korban yang bernama Wirta yang saat itu sedang menyaksikan hiburan dangdut tak jauh dari rumahnya.

“Korban sudah dalam keadaan tergantung pada kayu plapon ruang dapur dengan menggunakan tali tambang plastik warna hijau,” terang Alexander.

Mendapat informasi demikian, petugas kepolisian dari Polsek Pamulang pun kemudian mendatangi lokasi dan mendapati korban telah diturunkan dari posisi tergantung. Dan dari HP yang ditemukan tak jauh dari posisi korban tergantung, diketahui jika sebelum memutuskan gantung diri korban sempat mengalami cekcok via Whatsapp dengan kekasihnya.

“Korban sempat foto dengan latar belakang tali plastik warna hijau dan ingin mengakhiri hidupnya,” jelas Alex.

Dari pemeriksaan terhadap tubuh korban, polisi menemukan tanda tanda yang terdapat pada diri korban berupa adanya bekas jeratan pada leher berwarna hitam.

“Kita mendalami motif hingga korban melakukan gantung diri,” tuturnya. (sam)

(Visited 482 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*