Bukit Waruwangi Banten Diserbu Ribuan Pengunjung

Suasana Pintu masuk wisata "Bukit Waruwangi" di wilayah banten dipadati kendaraan pengunjung di akhir pekan. [TangerangTribun.com/Sam]

TangerangTribun.com, SERANG – Liburan akhir pekan sangat lah didambakan oleh seluruh masyarakat untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan sehari hari.

Alhasil, sejumlah tempat wisata pun menjadi incaran untuk bersantai. Baik dengan keluarga, maupun dengan kerabat dekat.

Salah satunya seperti tempat pariwisata “Bukit Waruwangi” Kampung Citawing, desa Cibojong, Kab. Serang, Banten yang setelah sebelumnya ditutup dan baru dibuka kembali setelah melewati masa PSBB.

Objek wisata bahari yang keberadaannya sedang viral di kalangan masyarakat dan di Sosial Media (Sosmed) saat ini. Diserbu oleh ribuan pengunjung dari berbagai daerah.

Saat berkunjung ke lokasi Wisata “Bukit Waruwangi “dengan sahabat yang tinggal dari desa Kadubereum, Padarincang, Banten. Antusias pengunjung ke tempat rekreasi tersebut sangatlah tinggi.

Hal itu terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang berbondong bondong secara terus menerus dan memadati objek wisata yang  sedang heboh menyedot perhatian publik

“Lumayan bagus, sesuai dengan harga tiket masuknya Rp.8.000/motor. Cuman menurut saya masih banyak fasilitas yang harus ditambah oleh pengelola. Seperti kurangnya tempat duduk untuk pengunjung, toilet masih kurang, penjual makanan masih kurang, akses jalan di sekitar lokasi masih belum rapih juga dan tempat untuk berteduh masih terbatas. Jadi kita juga khawatir kalau nanti tiba tiba saja hujan, takut terpeleset dan pengunjung pun bisa basah kuyub. Lantaran, minimnya saung atau tenda untuk kita berteduh,” ucap Erwin (31) satu dari pengunjung yang berada di lokasi saat diwawancarai TangerangTribun.com, Minggu (28/06/2020).

Lelaki asal desa Kadubereum, Kec. Padarincang Kab. Serang itu pun mengaku sangat senang dengan adanya objek wisata yang tak jauh lokasinya dari tempat ia tinggal. Selain menjadi tempat refreshing masyarakat luas. Keberadaan objek wisata Bukit Waruwangi itu sendiri pun sangat berguna dan menolong banyak masyarakat pribumi setempat. Karena bisa mendongkrak perkekonomian warga sekitar.

“Bagus ini kalau dikembangkan dengan baik. Bisa nolong warga sini juga. Tadinya nganggur, sekarang dia bisa dapet duit dari parkiran, sewa tikar, berdagang kopi dan lain sebagainya,” ungkapnya.

“Semoga tempat ini terus berkembang kedepannya. Baik fasilitas, petugas keamanan, dan jumlah pekerja. Supaya tempat ini bisa diurus dengan baik, keamanan dan kenyamanannya pun tetap terjaga. Sehingga pengunjung di yang datang ke sini pun jadi semakin terus bertambah,” tuturnya.

Hingga TangerangTribun.com bergegas pulang pada pukul 17.00 WIB, suasana akses jalan yang berada di dalam lokasi wisata tersebut dipadati kendaraan pengunjung yang datang. Alhasil, mobil yang hendak ingin keluar pun menjadi tersendat. Perluasan jalan dan penambahan kantong parkir sangat diperlukan. Guna meminimalisir kemacetan kendaraan para pengunjung yang ada.

“Akses jalannya harusnya kudu ditata lagi nih sama pengelola. Supaya, gak macet kaya gini,” imbuhnya. (sam)

(Visited 326 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*