Bocah 14 Tahun Jadi Otak Begal Motor di Perimeter Bandara Soetta

TangerangTribun.com, BANDARA – Kawanan remaja pelaku begal motor yang beraksi di Perimeter Utara Bandara Internasional Soekarno Hatta, ternyata disetir oleh seorang bocah yang masih berusia 14 tahun.

Otak dari pelaku tersebut berinisial AS, satu dari warga Salembaran Jati, Kab. Kosambi Tangerang.

Di mana, AS dan ketiga orang temannya yang berinisial A S (19), R (20), D (20) ditangkap polisi Bandara Soetta. Setelah melakukan pembegalan terhadap pengendara motor di Perimeter Utara  pada hari Rabu tanggal 01 Juli 2020.

“Kawanan begal motor ini disetir oleh temannya yang masih berusia 14 tahun 2 bulan. Tersangka AS tidak kami hadirkan diacara press conference ini, dia ada di ruang tahanan kami,” ucap Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol. Adi Ferdian Saputra S.I.K., M.H kepada awak media, saat menggelar press rilis kasus pada Senin (27/07/2020) di Taman Integritas Polresta Bandara Soetta.

Adi mengatakan awalnya para pelaku ini hanya nongkrong. Namun tersangka AS mengajak ketiga temannya.

Ucapan AS tersebut direspon dan menimbulkan reaksi ketiga temannya. Lalu kemudian melakukan aksinya di perimeter utara dengan menggunakan sajam.

“Ketiga temannya ini sudah residivis,” jelas Kapolres Adi Ferdian Saputra.

Kasus tersebut semakin diperjelas oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandara Soetta, Alexander. Alex mengatakan bahwa kasus tersebut dapat terungkap, setelah timnya melakukan penyelidikan dan pantauan dari CCTV milik AOCC Bandara Soetta dan berhasil menangkap para pelaku ini.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa : 1 lembar surat keterangan dari lising PT. Adira Dinamika Multi Finan TBK, 1 kunci kontak Yamah Xeon, 1 buah jaket, sebilah ceelurit, 4 pakaian tersangka, 3 unit motor tersangka, sebilah parang dan rekaman CCTV dari AOCC Bandara Soetta.

“Atas perbuatannya, pelaku kita jerat dengan pasal 365 ayat 2 dan ke-1, ke-2 KUHPidana dengan acaman pidana 12 tahun penjara. Semuanya akan akan dipenjara, termasuk tersangka AS. Kita tahu pada umumnya, kalau pelaku kejahatan apapun dibebaskan jika masih berusia 14 tahun ke bawah. Akan tetapi kalau tersangka AS tidak..!! Karena, usianya sudah lebih 14 tahun lebih 2 bulan. Jadi tetap dipidanakan,” ucap Alex. (sam)

(Visited 404 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*