9 Penadah Motor Curian Tukang Bubur Ditangkap Polisi

Kapolresta Bandara Soekarno Hatta, Kombes Pol. Adi Ferdian Saputra saat melakukan pengembalian secara simbolis unit motor Yamaha NMAX milik korban Rasidi (Tukang Bubur) pada Kamis 16/10/2020) di Taman Integritas Pokresta Bandara Soetta.

TangerangTribun.com – Jajaran kepolisian Polresta Bandara Soetta meringkus seorang penipu dan 9 orang penadah kendaraan bermotor hasil curian milik pedagang bubur ayam mangkal di wilayah Nagrak, Cadas Kab. Tangerang Kamis (15 /10/2020).

Adapun pelaku utama berinisial D (48) Tukang ojek pangkalan di bilangan Neglasari, Kota Tangerang. Sembilan orang penadah motor curian milik korban yang bernama Rasidi (KORBAN) tersebut adalah :

1.TERSANGKA PENADAH 1
Nama : MS
Usia : 54 Tahun,
Pekerjaan : Tukang Ojek,
Alamat : Kp. Cadas Kel. Karet Kec Sepatan Kab. Tangerang
Peran :
– Bersama Tersangka 2, menjadi Perantara dalam proses jual sepeda Motor Hasil Kejahatan dari
Tersangka Utama kepada Tersangka 2 dan 3 dengan nilai Transaksi Rp 8.500.000 – Keuntungan yang didapatkan Tersangka 1 sebesar Rp 1.200.000

TERSANGKA PENADAH 2.

Nama : I S alias K
Usia : 37 Tahun,
Pekerjaan : Kepala Dusun,
Alamat : Kp. Cibagolo Cililitan Picung, Kab. Pandeglang Banten
Peran :

– Bersama Tersangka 1, mempertemukan Tersangka Utama dengan Tersangka 3 untuk proses jual
beli barang hasil kejahatan
– Tersangka 2 mendapatkan keuntungan sebesar Rp 300.000.

TERSANGKA PENADAH 3
Nama : H.R
Usia : 42 Tahun,
Pekerjaan : Penjahit, A
Alamat : Kp. Kadu Mula, Desa Kolelet Kec. Picung Kab. Pandeglang, Banten
Peran :

– Membeli barang hasil kejahatan dengan perantaraan Tersangka 1 dan 2 sebesar Rp 8.500.000
– Mendapatkan keuntungan sebesar Rp 1.500.000 dari penjualan kepada Tersangka 4.

TERSANGKA PENADAH 4
Nama : ER
Usia : 42 Tahun,
Pekerjaan : Sopir Angkot
Alamat : Kp. Sala Kel Mendung Kec. Cibaliyung, Kab. Pandeglang Banten
Peran :

– Membeli barang hasil kejahatan dari Tersangka 3 sebesar 10 Juta
TERSANGKA PENADAH 5

Nama : J
Usia : 40 Tahun,
Pekerjaan : Supir Angkot,
Alamat : Kp. Kadu Gadung, Sindang Laya, Pagelaran, Kab. Pandeglang Banten
Peran :

– Bersama Tersangka 6, 7 dan 8, menjadi Perantara jual beli barang hasil kejahatan dari Tersangka
4 ke Tersangka 8 dengan Nilai Transaksi sebesar Rp 12.000.000
– Mendapatkan keuntungan dari Tersangka 4 sebesar Rp 100.00 dan dari Tersangka Rp 100.000 (Total 200.000).

TERSANGKA PENADAH 6
Nama : FA
Usia : 38 Tahun,
Pekerjaan : Pengangguran,
Alamat : Kp Laba, Kel. Cigondang, Kec. Labuan, Kab. Pandeglang, Banten
Peran :
– Bersama Tersangka 5, 7 dan 8, menjadi perantara jual beli barang hasil kejahatan antara Tersangka 4 dan Tersangka 9
– Mendapatkan keuntungan sebesar Rp 150.000 dari Tersangka 9
TERSANGKA PENADAH 7
Nama : S
Usia : 38 Tahun,
Pekerjaan : Buruh Lepas,
Alamat : Cigondang Tengah, Pandeglang, Banten
Peran :
– Bersama Tersangka 5, 6 dan 8 menjadi perantara jual beli barang hasil kejahatan
– mendapatkan keuntungan Sebesar Rp 150.000 dari Tersangka 9.

TERSANGKA PENADAH 8
Nama : TD
Usia : 34 Tahun,
Pekerjaan : Buruh Lepas,
Alamat : Kp Sawah Citaman Kec. Jiput, Pandeglang, Banten
Peran :
– Bersama Tersangka 5, 6 dan 7 menjadi Perantara jual beli barang hasil kejahatan
– Mendapatkan keuntungan sebasar Rp 150.000 dari Tersangka 9

TERSANGKA PENADAH 9
Nama : NI
Usia : 39 Tahun
Pekerjaan : Ketua RT
Alamat : Kp Karang Sari Cigondang Kec. Labuan Pandeglang, Banten
Peran :
– membeli barang hasil kejahatan dari Tersangka 4 dengan perantaraan Tersangka 5, 6, 7 dan 8 dengan nilai Transaksi Rp 12.000.000
– Motor terakhir dapat diamankan ditangan Tersangka 9.

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol. Adi Ferdian Saputra menceritakan ikhwal kejadian tersebut. “Pelaku utama berinisial D alis G yang ternyata pekerjaan sehari-harinya sebagai tukang ojek pangkalan yang juga residivis dengan kasus yang serupa,” ungkapnya saat menggelar press rilis kasus pada Kamis, (15/10/2020) di Taman Integritas Polresta Bandara Soetta.

Mulanya, pada hari Kamis Tanggal 08 Oktober 2020 sekitar pukul 14.00 WIB. Pelapor bertemu dengan Tersangka di tempat biasa Korban berjualan bubur ayam tepatnya di Jalan Raya Nagrak arah Cadas Kabupaten Tangerang. Pada pertemuan tersebut, tersangka menawarkan kerjasama Catering bubur ayam untuk karyawan Bandara Soekarno Hatta dengan Tawaran awal 500 (Lima Ratus Porsi) Bubur Kemudian pada hari jum’at tanggal 09 Oktober 2020, sekitar pukul 12.30 WIB Tersangka kembali
menghubungi korban untuk minta dijemput di Perum Villa regency Kotabumi untuk mengajak pelapor
ke Bandara Soekarno Hatta guna melakukan pengecekan tempat order.

Setelah sampai di area parkir Motor Terminal 2E Bandara Soetta, lanjut Kapolres, Tersangka meminjam Motor serta STNK motor Yamaha N- MAX ABS Warna Hitam dengan alasan untuk mengurus Pass Bandara di Kantor Otoritas Bandara Soekarno Hatta.

“Korban yang baru mengenal Tersangka selama 2 Hari kemudian menunggu tersangka yang pergi mengurus Pass Bandara. Selama kurang lebih 2 jam, namun tersangka tidak kunjung datang kembali. Atas kejadian tersebut Korban mengalami kerugian sebesar Rp. 32.000.000,00 ( Tiga Puluh Dua
Juta Rupiah ), selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut Ke Kantor Polres Kota Bandara Soekarno Hatta, guna pengusutan lebih lanjut.

“Kita selidiki, kita tangkap tersangka dan melakukan pengembangan untuk mendapatkan motor tersangka. Ternyata, motor korban di jual kepada penadah tersebut secara bergantian di wilayah Pandeglang, Banten. Akibat Perbuatannya, Kesepuluh tersangkapun dikenakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 480 KUHP tentang Penadahan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” tukasnya. (Sam)

(Visited 2,032 times, 1 visits today)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*